Karya : Retno Ayu Wulandari
Bersimbah Darah tak karuan
Porak poranda rasanya badan
Bergrilya tiap malam
Lelah dan letih telah jadi kawan
Tertekan tercekam dan teraniaya
Berlinang air mata bahkan terhina
Rela Kehilangan limpahan harta
Beserta raganya jua
Perihnya luka tak dirasa
Panas mentari tak hiraukannya
Dinginnya senja sudah biasa
Tuk mencicipi segarnya udara pun tak kuasa
Namun, itulah mereka
Memang begitu adanya
Mempertaruhkan segalanya
Demi kata MERDEKA
Maju serang terjang
Tuk menghalau kebiadaban kolonial
Membuyarkan tekad penjahat laknat
Agar bumi pertiwi tersenyum hangat
Dengan bangga kau persembahkan
Bambu runcing bersimbah darah
Tanda bukti kemenangan
Kemerdekaan sudah ditangan
Oh, perwira bambu runcing
Tiada tara semua upaya
Pengorbananmu amat berarti
Perjuanganmu tak pernah mati
Kini
Dengan bangga ku persembahkan
Puisi cinta buat para pahlawan
Dan doa yang senantiasa terpanjatkan