First-time Solo Travel

1 min read

Sebagai orang yang hobi jalan-jalan, pernah terlintas di pikiranku untuk melakukan perjalanan seorang diri (solo traveling). Terlebih lagi, aku hobi sekali merancang itinerary perjalanan. Merancangnya saja sudah begitu menyenangkannya, apalagi kalau beneran terlaksana yaaa hehe

Keinginan tersebut akhirnya terlaksana di tahun 2017. Saat itu kebetulan aku harus mengurus urusan kuliah ke Kota Solo. Perjalanan dari Jakarta ke Solo ditempuh selama kurang lebih 9 jam menggunakan moda transportasi kereta api. Aku naik kereta malam hari karna siang harinya masih ada urusan pekerjaan di Jakarta.

Suasana di stasiun Solo Jebres subuh hari

Sekitar jam 8 pagi aku sampai di kampusku di kota Solo dan bertemu dosen pembimbing. Diluar dugaan, urusanku di kampus ternyata sudah selesai jam 10 pagi, itu artinya aku masih banyak waktu luang di hari itu. Tanpa berpikir panjang, aku langsung memutuskan untuk melakukan solotrip ke kota Jogjakarta (Kota yang jarak tempuhnya hanya 1 jam dari Kota Solo). Aku menggunakan kereta prameks menuju Jogjakarta. Dan di kereta prameks itulah, aku membuat itinerary dadakan hehe

Tempat pertama yang aku kunjungi adalah Kilometer 0 Jogjakarta yang berdekatan dengan Malioboro. Sesampainya disana, aku ambil beberapa foto, kulineran di pinggir jalan, dan kebetulan juga ada kenalan teman ngobrol (asyiknya solotrip jadi ada kenalan baru) 😀

Lalu aku bersantai sejenak di Gelato Jogjakarta sambil menikmati lezatnya pistachio dan fruit gelato yang sangat aku suka.

Setelah itu, aku melanjutkan perjalanan ke Kotagede Jogjakarta. Tempatnya memang agak jauh dari pusat kota, namun masih terjangkau dengan naik angkutan online. Di tempat ini banyak spot untuk mengambil foto dengan nuansa klasik karena banyak objek bangunan tua yang estetik.

Tidak terasa perjalanan sudah sore dan mulai turun hujan. Aku menyudahi solotripku jam 5 sore dan kembali menuju stasiun Jogjakarta.

Firsttime solotrip ku menyenangkan sekali, mengunjungi beberapa tempat dalam 1 hari, bertemu teman baru, sekaligus bisa tafakkur alam dan refleksi diri di sepanjang perjalanan. Alhamdulillah, kemana lagi solotrip berikutnya ya? 😀

Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *